RATOK PENYESALAN SEORANG LELAKI SELINGKUH

0
75

Ciloteh Tanpa Suara- Kemarin untuk kedua kalinya sebuat saja namanya Ujang Rogek datang refleksi kerumah saya. Pada awal kedatangannya, dia menyampaikan keluhan penyakit adalah  “perasaan saya selalu seperti ada orang yang mengejar, dada seperti tersayat sembilu , kepala berat dan sakit terus-menerus, tidur susah dan selera makan tidak enak, namun hasil pemeriksaan dokter dan periksa labor semua organ tubuh saya dinyatakan sehat, tidak ada ditemukan penyakit dan semuanya normal”. Ujar Ujang Rogek.

Setelah selesai Refleksi, yang pertama kali ditanyakan adalah  “ apa kira-kira nama penyakit saya pak ?. Karena sudah lama saya menderita penyakit ini, kemana saja saya berobat ke dokter di Pekan Baru belum diketahui penyebab penyakit saya. Kemudian teman sekampung menyuruh saya Refleksi sama bapak “ tanya Ujang Rogek kepada saya

“ Saya perhatikan sejak bapak  masuk tadi, kemungkinan pak Ujang Rogek mendapat penyakit yang menurut istilah dokter adalah penyakit Obsesif kompulsif (obsessive compulsive disorder = OCD) yang ditandai dengan pikiran negatif yang membuat orang merasa cemas, dada seperti tersayat, dan khawatir terus menerus… obatnya murah dan mudah “ ujar saya kepada Ujang Rogek

“ apa obat murah dan mudah serta apa pantanganya pak “ tanyanya lagi

“ obat murah dan mudah adalah melakukan hubungan suami istri dengan baik supaya oksigen ke otakmu bisa mengisi 30 persen dan yang terpenting meminta maaf kepada istri dan orangtua kemungkinan pak Ujang mempunyai sebuah kesalahan kepada mereka yang perlu dimintakan maaf dari mereka ” ujar saya yang dibalas dengan tatapan nanar kepada saya penuh misteri.

Berselang dua hari, dia kembali datang untuk refleksi kepada saya. Karena pasien malam itu tidak banyak , dapat kesempatan dia curahkan masalah terpendamnya.

Dimulailah ceritanya “ Pak Saiful, kemarin menyuruh saya untuk melakukan hubungan suami istri dan meminta maaf kepada istri dan orangtua, itulah masalahnya pak, kami sudah bercerai pak, dan orang tua sudah meninggal, kampung saya di Mudiak, dan saya bekerja pada sebuah Dinas  di sebuah Kabupaten pada Propinsi Riau,” ujar Ujang Rogek.

“ Saya adalah laki-laki yang kurang bersyukur, saya pejabat eselon III , dari pekerjaan dan jabatan saya uang mudah di dapat, setiap selesai pekerjaan saya selalu dibawa oleh pemborong ke tempat karaoke, disana kami minum-minum dan main perempuan, di situlah mulainya kehancuran saya. Saya tamatan sekolah agama dan sering disuruh menjadi imam di mushala di komplek tempat tinggal kami, sejak menjabat di tempat yang basah , sholat berjamaah sudah mulai di tinggalkan, hampir  setiap hari dunia malam menghampiri saya bersama teman-teman “ ujar Ujang Rogek.

“ Apakah Istri bapak dan anak-anak tidak mengetahuinya“ ujar saya menyela.

“Dia seorang istri yang tawadlu’ sama suami dia juga sholihah saya bahagia bersamanya. Kebahagiaan kami semakin lengkap ketika dari rahimnya lahir seorang bayi perempuan yang sangat cantik. Dan beberapa tahun kemudian lahirlah adiknya bayi laki-laki yang lucu. Terasa lengkap kehidupan kami. Sebagai istri yang sholeha tamatan sekolah agama, selalu dia memperingatkan bahwa yang saya kerjakan adalah pekerjaan salah dan kembalilah mengingat Allah dan ingatlah anak dan istri. Peringatan istriku ternyata belum membuatku sadar malah semakin terperosok kedalamnya, entah setan apa yang masuk kedalam diri saya mungkin karena banyak dapat uang haram sehingga saya berselingkuh dan menikah siri dengan perempuan muda “ papar Ujang Rogek.

Insting seorang istri memang sangat kuat akan terasa kalau suaminya selingkuh hingga hari yang naas itu tiba, Dia mengetahui semuanya dan terasa seperti terkena halilintar dia minta saya menceraikannya. Saya tidak bisa menolaknya dari awal komitmen kami memang tak akan ada poligami dan jika hal itu terjadi saya harus menceraikannya. Rumah tangga saya yang selama ini sudah kami bangun dengan susah payah, hingga kami sudah mempunyai rumah sendiri  hancur lebur sudah. Semua berawal dari keteledoran dan kebodohan saya tidak bisa menahan hawa nafsu.

Kehidupan baru saya mulai dengan istri muda. Di rumah kontrakan baru, Ketika saya bersama istri muda saya rasakan betapa jauh perbedaannya dengan istri pertamadulu. Dengan istri pertama kami sering sholat berjamaah, tapi dengan istri muda dia tidak mau diajak sholat. Dengan istri pertama segala keperluan dia yang menyediakan tetapi dengan istri muda semua keperluan pembantu yang menyediakan.

Suatu hari saya mendapat kecelakaan dan terpaksa harus opname. Dengan alasan biar cepat sembuh istri muda menyewa seorang perawat untuk saya di rumah. Dalam kondisi kesakitan anganku melayang betapa istriku dulu begitu sangat mengkhawatirkan saya ketika saya sakit…. mulai bicara dengan dokter membeli obat dan merawat saya, dengan penuh kesabaran ia menyuapi , membantu meminum obat dan senantiasa mendampingi saya hingga saya sembuh. Singkat cerita sejak saat itu saya ditinggalkan oleh istri muda saya, dia menikah dengan lelaki yang sebaya dengannya “ tukuk Ujang Rogek.

“ Istri dan anak-anak pak Ujang Rogek  sekarang dimana, ? “ tanya saya kepadanya.

“ mantan Istri dan anak-anak tinggal di Padang, setelah bercerai dia menikah dengan teman saya, karena dulu kami sama-sama mengejarnya dan saya merasa bangga mendapatkannya, namun setelah saya bercerai, diwaktu dia akan menikah dia kirim SMS kepada saya yang berbunyi “ terimakasih sobat, setelah sekian lama saya menunggu akhirnya saya punya kesempatan untuk menikahi seorang bidadari cantik yang bisa memberi kebahagiaan kepada saya di dunia dan akhirat. Saya bersyukur kamu menceraikannya kini giliran saya untuk menyembuhkan hatinya yang luka memberikan seluruh hidupku untuk senyumnya yang indah dan merawat anak-anakmu yang Lucu. Dan Maaf bila kelak kamu melihat betapa bahagianya saya memiliki istri seperti dia. Sejak membaca SMS itu saya mendapat penyakit yang aneh tidak menentu ini “ terang Ujang Rogek.

Saya hanya tercenung mendengarkan RATOK PENYESALAN DARI SEORANG LELAKI SELINGKUH ini… bahwa jabatan, penghasilan atau uang yang banyak didapat membutakan mata hati.. Naudzubillahi mindzalik, Yaa Allah hindarilah aku dari hal seperti ini.

Pesan Moral : Jika punya jabatan, jangan korupsi , jangan main padusi, Jangan suka petik mangga dan Selingkuh !

Saiful Guci, Pulutan 23 Februari 2021