stres bisa menghancurkan pertahanan tubuh

Ciloteh Tanpa Suara – “Saya sudah tiga tahun sakit pak Saiful, sudah berbagai dokter dan orang pintar saya kunjungi serta berbagai obat herbal telah saya minum, namun penyakit saya belum juga berangsur sampai sekarang. Kepala saya sakit dan terasa beban beban berat terus menerus, sehingga saya susah untuk konsentrasi dan selera makan tidak ada. Kemarin saya pulang kampung ke Payakumbuh di suruh oleh ibu saya untuk refleksi kepada bapak Saiful karena dia pernah kesini. Dan kira-kira apa nama penyakit saya Pak” ujar Alfian saat datang kerumah saya bersama istrinya.

Kami pun mulai berkomunikasi terapeutik dan saya mengajukan lima pertanyaan :” Apa pekerjaanmu , apa doktrin pertama petugas kesehatan yang kamu dengar, bagaimana pola makanmu, kapan kamu terakhir kali berhubungan suami istri , dan bagaimana sholatmu  , silakan kamu bercerita lima hal ini “ ujar saya.

“Pekerjaan saya adalah tukang pangkas rambut di Kota Padang. Setiap hari sangat ramai pelanggan saya, minimal 25 orang perhari dapat saya layani. Tiga tahun lalu , saya sakit akibat dari kelelahan. Saya bersama istri pergi kerumah sakit, dan petugas rumah sakit menyarankan untuk dirawat. Doter di rumah sakit menyuruh saya untuk cek labor. Hasil cek labor salah satunya tertulis kadar kreatinin saya 1,5 miligram/desiliter (mg/dL), sementara kata dokter kisaran kadar kreatinin normal bagi pria dewasa adalah sekitar 0,6-1,2 miligram/desiliter (mg/dL).

Kemudian saya mendengar doktrin petugas dirumah sakit yang berkata “ tinggi kadar kreatinin bapak 1,5 mg/dl. Hati-hatilah jaga makanan , kalau tidak segera di obati bapak bisa dapat gagal ginjal, bapak masih muda , anak-anak masih kecil. Dokter juga bilang seperti itu, dan tidak perlu menjadi pikiran karena hal ini akan segera sembuh. Namun hal ini, tidak dapat saya hilangkan, penyakit gagal ginjal selalu menghantui saya, pasalnya didepan rumah tempat kami tinggal si Faisal mendapat penyakit gagal ginjal dan baru satu minggu meninggal dunia. Setiap 3 bulan sekali saya cek labor, semuanya normal tetapi kondisi tubuh saya droup terus, kepala berat dan pusing dan rasa cemas berlebihan takut mengendarai motor, ada perasaan nanti pusing di jalan. Sakit kepala sedikit saya sudah berlari ke petugas kesehatan untuk cek tensi, ternyata normal, tetapi perasaan saya dihantui saya akan meninggal.

Pola makan sering terlambat, dan suka makan di warung karena malas pulang kerumah. Terhadap hubungan suami istri pak, mungkin sudah jarang kami lakukan. Dan yang tidak sama sekali mungkin sudah dua tahun ini. Umur saya baru empat puluh, nah inilah yang saya katakana kepada istri, sepertinya saya tidak perlu hidup lagi yang sakit terus menerus, tetapi saya selalu mengingat anak yang masih butuh orang tua dan istri yang setia merawat saya.

Terhadap sholat saya, saya akui pak saya ada sholat tetapi selalu lalai, karena tempat pangkas rambut saya hanya berjarak 50 m dari Masjid, saat sholat berjamaah saya ada ikut tetapi kadang-kadang sudah sampai rakaat kedua. Dan kadang-kadang tidak ikut sholat berjamaah. Nah itulah jawaban saya Pak Saiful “ terang Alfian.

“ Dapat saya simpulkan, bahwa penyakit Alfian adalah teguran dari Allah”. “bukan teguran, malahan sudah cobaan sudah tiga tahun saya rasakan” ujar Alfian menyela.

“ Masih taraf teguran, karena belum dirawat  inap. Karena teguran karena melalaikan Sholat karena tinggal di dekat Masjid, dan juga awalnya di picu oleh faktor kelelahan karena kalori yang masuk dengan kalori yang keluar sehingga terjadi dehidrasi dalam tubuh dan pola makan yang salah ditambah lagi dengan doktrin petugas kesehatan terhadap penyakit gagal ginjal yang menyebabkan stress.

Saat seseorang merasa stres, maka menjadi pertanda bahwa tubuh masuk ke mode darurat. Hal tersebut membuat seseorang harus waspada. Sebab, tubuh akan bereaksi cepat, meningkatkan daya ingat dan akan berpikir untuk segera akan meninggal. Hal ini terus menerus, sehingga Stres apabila tidak dapat dikelola bisa memicu kerusakan anggota tubuh seperti yang Alfian alami sekarang.

Pada sebuah buku yang saya baca, pada saat seseorang merasa stres maka akan mengalami perubahan hormon. Kondisi yang kompleks dipicu pelepasan hormon bernama corticotropin releasing hormone (CRH) oleh bagian kecil otak bernama hipotalamus. Kemudian proses tersebut menghasilkan peningkatan pernapasan, tekanan darah, dan detak jantung.

Pada saat yang sama, organ hati memecah glikogen sebagai zat penyimpanan energi tinggi, seperti sari pati pada tumbuhan. Saat seseorang merasa stres menjadi ibarat sebuah mesin bertenaga. Saat stres maka akan terbakar panas.

Namun bila terlalu lama bisa menyebabkan kehabisan tenaga. Dalam jangka pendek, stres bisa menyebabkan perubahan fisiologis, mulai dari kehilangan nafsu makan hingga kerusakan tubuh. Stres yang kronis bahkan bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh yang tertekan, diabetes, serangan jantung, stroke, dan lainnya. Dan karena banyak obat yang diminum ditambah lagi dengan perasaan stress yang berkepanjangan itulah yang menyebabkan Alfian sakit terus sudah tiga tahun ini” terang saya.

“ Apakah ini bisa di obati Pak Saiful ?” Tanya Alfian.

“ Alfian mau mencari obat atau ingin sembuh, kalau mencari obat sudah tiga tahun kedokter, diminum obat dari dokter menyebabkan efek samping dan menimbulkan penyakit baru. Nah, jika ingin sembuh kunci penyembuhannya ada dalam tubuh Alfian” ujar saya.

“ bagaimana caranya Pak Saiful ?” tanya Alfian cepat

“Hal sederhana yang bisa dilakukan untuk melepas stres, yakni meningkatkan oksigen ke otak dengan

bernapas perlahan dan melakukan gerakan sholat. Sebelum di refleksi mari kita lakukan dulu gerakan seperti sholat.” Ujar saya.

Kemudian Alfian saya ajarkan beberapa gerakan. Yang diawali membaca “Bismillahirrahmanirrahim,laa hawla wa laa quwwata illa billah” tanamkan dalam hati dan bermohon kepada Allah untuk kesembuhan dengan kalimat yang berisi penyerahan diri dalam segala urusan kepada Allah Ta’ala. Hamba tidaklah bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menolak sesuatu, juga tidak bisa memiliki sesuatu selain kehendak Allah. Tidak ada kuasa bagi hamba untuk menolak kejelekan dan tidak ada kekuatan untuk meraih kebaikan selain dengan kuasa Allah.” Ujar saya.

Kemudian lakukan gerakan, pertama, buat posisi tubuh dalam keadaan sujud dan letakkan kedua tangan di tumit. Bacalah bacaan sujud, bacalahlah Allahu Akbar seraya tubuh ditarik kuat-kuat kebelakang dan jari tangan dapat diduduki oleh pinggul. Ulangi sebanyak 10 kali dengan kerakan cepat.

Gerakan kedua, posisi kedua ujung jari kaki tetap seperti sujud dan pinggul berada di tumit, kedua tangan direntangkan kedepan dengan telapak tangan menghadap keatas, kemudian tangan di tarik kebelakang, serentak dengan kepala kearah sujud seraya kepala ditegakkan (donggakkan) lakukankan gerakan ini dengan cepat sebanyak 10 kali seraya membaca Subhannallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar.

Setelah melakukan gerakan tersebut saya Tanya Alfian” bagaimana rasanya ?”

“kepala saya ringan tidak ada beban lagi, pandangan saya semakin terang, rasa menyesak didada tidak ada lagi” ujar Alfian.

“Nah itu berarti bagian otak kecil bernama hipotalamus telah dialiri oleh darah dan oksigen cukup dalam otak Alfian yang selama ini kepala selalu panas, menandakan suplai oksigen keotak kurang yang dapat  memicu stres oleh hormon bernama corticotropin releasing hormone (CRH) yang menghasilkan peningkatan pernapasan, tekanan darah, dan detak jantung meningkat.

Pengelolan stres oleh hormon corticotrophin dapat dilakukan dengan melakukan sholat dan sujud yang lama supaya hipotalamus diisi oleh aliran darah dan oksigen

Nah, karena berusaha di dekat masjid berjanjilah dan berusahalah tidak akan melalaikan sholat lagi. Perhatikanlah firman Allah, yang artinya “Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.” (QS. Al-Maa’uun: 4-5).  Seperti saya katakana tadi mungkin saja penyakit ini tegeran dari Allah buat Alfian yang  lalai dari shalatnya , seperti menunda waktu sholat karena melayani orang .

Kemudian dilanjutkan dengan Refleksi di kaki dan pada titik Tsubo, seraya bercerita dengan  istrinya Elfina yang guru Biologi untuk memberikan semangat kepada kedua pasangan suami istri tersebut terutama terhadap peran seorang Istri bagaimana merangsang nafsu suaminya karena hal ini akan membantu meredakan stres, membantu tidur lebih baik, membakar kalori, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga tubuh agar tetap awet muda, membantu melawan penyakit,membantu mengurangi rasa sakit dan lebih penting untukmu sebagai istri adalah membuat  wanita lebih cantik. Karena , selama berhubungan seksual, wanita menghasilkan hormon estrogen dalam jumlah yang banyak. Hormon ini bisa membuat kulit wanita halus dan membuat rambut menjadi mengkilap.

Keringat yang dilepaskan saat berhubungan seks bisa membersihkan pori-pori dan membuat kulit bersinar. Selain itu, hubungan seksual bisa meningkatkan jumlah feromon dalam tubuh yang bisa membuat wanita terlihat lebih cantik dan atraktif.” Terang saya.

Diakhir cerita” berapa bayarnya pak Saiful ?” Tanya Alfian.

“ cukup Alfian masukan saja berapa suka dalam kotak amal untuk Pembangunan Masjid Al Ikhlas Pulutan karena saya ketua panitia pembangunannya, dan jangan lupa berdoa untuk kesembuhan karena bersedekah dan berinfak dapat menyembuhkan segala penyakit dan mulai sekarang jangan berpikir lagi tentang penyakit, sebab Alfian bukanlah sakit karena hanya stres  memikirkan kematian maka persiapkanlah diri setiap hari dengan banyak berbuat baik untuk menghadapi kematian itu. Seringlah melakukan Humor bersama keluarga teman atau membaca buku humor atau menonton video lucu-lucu” ujar saya.

“ ondeh, bersyukur kami pak Saiful , sudah dapat nasehat dan pituah hidup, penyakit sembuh dan diberi kesempatan pula untuk berinfak ke Masjid kalau ada rezeki nanti kami akan coba mentransfernya apakah ada nomor rekeningnya Pak? “Tanya Alfian

“menyumbang untuk Masid tidak ada batasnya ,silakan saja Alfian kirim melalui rekening Bank Nagari  Nomor Rekening 0103.0213.01636-1 an. Masjid Al-Ikhlas.  Dan semoga kita nanti sama-sama memperoleh rumah di Surga “Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR. Ib`nu Majah).

Saiful Guci- Pulutan , 29 Desember 2018.