CARA MENGHILANGKAN BAYANGAN MANTAN KEKASIH

0
227

Ciloteh Tanpa Suara-  “ Ayah Saiful Guci, dalam catatan ayah sering membahas jodoh. Sri sekarang ada masalah dengan mantan kekasih yang terus terbayang. Apakah ada cara menghilangkan bayangan mantan kekasih, dimana pada waktu memasuki usia 24 tahun dan mulai jadi PNS, Sri ada menjalin cinta dengan seorang lelaki, kami sempat berpacaran tetapi orangtua Sri melarang dan tidak setuju dan dia telah berkeluarga, sekarang umur Sri telah memasuki 30 tahun belum juga menikah, memang ada lelaki yang mencoba mendekati saya, tetapi dalam pikiran saya selalu terbayang mantan kekasih tersebut, sehingga ada kemalasan menghadapi lelaki lain yang telah mencoba mendekati . Apakah Ayah Saiful Guci bisa membantu atau mencarikan  solusi dalam hal ini, ohya izinkan saya memangil Ayah“ tulis Sri Ostrina dalam kotak percakapan.

“ kalau boleh saya tahu diwaktu kamu berpacaran dulu, sejauh mana kamu melakukan zina, sehingga bayangan mantan kekasihmu tak pernah lepas dari pikiran ananda Sri Ostrina “ tulis saya

“saya tidak pernah melakukan zina dengan mantan kekasih , tetapi kemana pergi berpegangan tangan dan terus terang berciuman pernah satu kali kami lakukan dan sejak itu kami menyesal dan tidak pernah kami ulangi lagi “ jawab Sri Ostrina.

“ Sesungguhnya seluruh aktivitas dalam berpacaran adalah berzina. Makanya dalam Islam berpacaran di larangan, berbagai bahaya yang mungkin terjadi dalam hubungan berpacaran. Salah satu bahayanya berpacaran dapat menimbulkan getaran otak yang meningkatkan keinginan untuk bersentuhan lebih jauh, yang artinya zina. Sehingga yang didapatkan dari berpacaran hanyalah dosa dan kesakitan. Setelah putus dari pacar, biasanya seseorang akan sulit untuk move on atau melupakannya.

Rasulullah SAW pernah bersabda: “Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat (dengan syahwat), zinanya lidah adalah mengucapkan/berbicara (dengan syahwat), zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan (pemenuhan nafsu syahwat), maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya.” (HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim)ulas saya.

“Sri mengaku salah dan berdosa, jadi apakah ada cara dan solusi untuk melupakannya Ayah ?” Tanya Sri Ostrina

“ Jika kita meminta kepada  Allah pasti ada jalannya, pertama tentu minta ampunlah kepada Allah SWT atas apa yang telah dilakukan . Lakukan sholat taubat dengan sungguh-sungguh dan jangan pesimis untuk mendapatkan ampunannya karena Allah selalu menerima mereka yang bertaubat kepada-Nya.

Kedua yakinilah bahwa mantan kekasih ananda bukanlah jodohmu, karena di awal telah dilarang oleh orangtuamu. Jodoh merupakan ketentuan dan telah menjadi rahasia Allah SWT. Jodoh diidentikan dengan pasangan yang menikah kemudian terpisah karena maut yang memisahkan. Perihal perkara jodoh ini dengan jelas Allah SWT telah menjelaskan dalam firmanNya di bawah ini :

Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu dan orang-orang yang layak (nikah) dan hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An Nur : 32)

Dalam hal jodoh Allah SWT telah memberikan pertanda bahwa orang tersebut layak atau tidak untuk dijadikan pasangan seumur hidup. Seperti dalam firman Allah SWT berikut :

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Rum:21).  Mungkin ananda Sri Ostrina sudah mulai mengerti.

“ Berarti mantan kekasih Sri bukan jodoh saya ya Ayah ?” Tanya Sri Ostrina.

“ Begitulah, makanya dari sekarang perbanyaklah berzikir mengingat Allah, bukan lagi mengingat mantan kekasih . Ohya, apakah kamu masih menyimpan nomor HP dan facebook serta benda –benda yang pernah diberikah mantan ananda ?“ tulis saya

“ Masih Ayah” jawab Sri Ostrina singkat.

“ Langkah selanjutnya jangan jadi stalker. Kebanyakan orang yang susah move on atau melupakan mantan kekasih adalah orang-orang yang masih saja menguntit mantannya, baik itu secara langsung maupun tidak langsung seperti melalui media sosial. Berhentilah mencari tahu kabar mantan Ananda agar Ananda tidak semakin dibayangi oleh sosoknya. Dan jangan lagi berteman dengannya di media sosial facebook, blokir semuanya termasuk nomor HP nya serta buang benda-benda yang dapat membuat kenangan bersamanya. Bukaklah diri dan jangan menyimpan perasaan juga kepada orang yang telah pergi dari kehidupan kita “ tulis saya.

“ Siap Ayah, Ohya … Ayah dulu bagaimana menemukan jodoh dengan ibu ?” Tanya Sri Ostrina.

“ Zaman Ayah dulu belum mengenal pacaran seperti sekarang ini belum ada HP dan Facebook. Nah saat Ayah bertemu dengan sang istri, diwaktu berpandangan timbul ketenangan di jiwa kami berdua. Apabila timbul ketenangan dan kedua orangtua menyetujuinya maka itulah jodoh kita. Jika orang tua tidak menyetujui, walaupun kita menikah juga, maka akan banyak cobaan dan rintangan yang dilalui, boleh saja ditimpa penyakit , usaha tidak lancar atau tidak memperoleh keturunan “ tulis saya.

“Ooo begitu Ayah, kakak saya juga tidak direstui oleh orang tua kami, pantas saja mereka sering bertengkar dan sudah 10 tahun menikah belum juga dikarunia anak “ jawab Sri Ostrina

Dalam islam, jodoh merupakan seseorang yang bisa memberikan ketenangan baik secara lahir dan batin. Ikatan emosional pada pasangan yang berjodoh akan lebih besar ketimbang dengan yang tidak. Mereka yang berjodoh akan merasa aman, nyaman, tenang, dan bahagia saat bersama pasangan. Namun, jika kondisi sebaliknya yang dirasakan maka kemungkinan besar kekasih yang kita pacari bukanlah jodoh yang tepat bagi kita.

Firman Allah SWT dalam QS Al-Furqon ayat 74 dibawah ini : “Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqon:74).

“terimakasih Ayah Saiful Guci “ tulis Sri Ostrina

“ Ohya , boleh juga dicoba doa ini supaya dapat melupakan mantan kekasihmu dengan cepat:

 

Yamhullahu ma yasau, wa yusbit, wa indahu ummul kitab.  Artinya : Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki, dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab.

Cara terakhir melupakan mantan kekasih adalah dengan meniatkan menikah. Niatkan dalam hati bahwa Ananda mencari pasangan baru untuk menikah, bukan untuk pacaran. Niatkan bahwa Ananda menikah karena Allah bukan pula karena ingin cepat melupakan mantan kekasih. In sya Allah, Ia akan memberikan pasangan terbaik bagi Ananda.” Terang saya,

“Nasehat Ayah Saiful Guci akan Sri laksanakan “ tulis Sri Ostrina

Setiap selesai sholat berdoalah dengan hati lembut “Ya Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Bijaksana, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Yang Maha Perkasa lagi Maha Berkehendak, ampunilah berbagai dosa-dosa saya, ampunilah saya, sucikanlah jiwa saya, rahmatilah saya, pancarkanlah cahayaMu kepada saya, tampakkanlah cahayaMu yang mulia melalui jiwa dan wajah saya. Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami jodoh kami dan keturunan yang baik-baik. Yaa Allah , berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat”.  Tulis terakhir saya.

Pulutan, 21 Oktober 2018. Saiful Guci