BUNDA BUKAK CELANA AYAH PULANG

0
211

Ciloteh Tanpa Suara- “Iko celana training pembagian Atlit jo Oficial untuak mengikuti Porprov Sumbar nan kalimo baleh di Kabupaten Padang Pariaman, jangan Syamsi pakai sebab ado merek PORPROV KE XV di kaki celanya, kalau Syamsi pakai, awas uda akan berang. Bekoh  Syamsi akan mancubo makan lakek tangan ambo “ ujar Sutan Yazid kepada istrinya Nur Syamsi. Sementara anaknya Betty umur 4 tahun mendengar dan merekam pembicaraan kedua orangtuanya tersebut.

Keesokan harinya Nur Syamsi mencuci baju untuk persiapan suaminya akan berangkat Porprov minggu depan. Dilihat jam selesai menunjukan pukul 8.45 WIB. Nur Syamsi terkejut, karena sekitar jam 9.30 WIB suaminya akan pulang makan pagi pada jam istirahat pertama mengajar. Dilhat sambal belum ada, diperiksa minyak goreng habis pula dengan bergegas pergi ke warung yang hanya berjarak 5 rumah dari tempat tinggal mereka.

Karena pakaian semuanya telah tercuci dan masih basah dan sekarang hanya memakai handuk habis mencuci, tanpa piker panjang Nur Syamsi memakai celana traning suaminya yang ada di atas tempat tidur, dalam pikiran Nur Syamsi hanya sebentar.

Karena anak-anak habis ujian, ternyata Sutan Yazid cepat pulang. Melihat Ayahnyanya pulang Betty yang baru berumur 4 tahun mengingat pesan Ayahnya kepada Bundanya kemarin, dia tau tadi Bundanya tergesa-gesa memakai celana training yang dilarang oleh Ayahnya kemarin. Sang anak takut Bundanya kena tanpar dan kena marah oleh Ayahnya.

Dengan berlari kencang si Betty menemui Bundanya yang sedang berbelanja minyak goreng di Warung. Dari jauh si Betty telah berteriak keras kepada Bundanya “ Bunda, cepat bukak celana Ayah Pulang! “ … Bunda, cepat bukak celana Ayah Pulang! “ ujar Betty memperingatkan Bundanya berulang ulang.

Mendengar teriakan dari Si Betty anak Nur Syamsi , satu warung di pagi itu orang tertawa hahahahahaha. Si Nur Syamsi hanya tegak berdiri bengong tidak tau apa yang akan mau dikata dan disebut. Karena ulah anaknya baru satu kali ini memberi malu. Terdengar ada yang menyelutuk “ iyo gadang salero Sutan Yazid , jam istirahat bakaja juo satrip” yang disambut kembali galak tawa orang se warung.

PESAN MORAL:

JANGAN MELAKUKAN PEMBICARAAN DEKAT ANAK TERHADAP APAPUN, KARENA ANAK AKAN MEREKAM DAN MENIRU PERBUATAN KITA ORANG TUANYA.

Saiful Guci- 4 Nofember 2018